Ternak Kambing Cara Sederhana

By | March 4, 2018

Tadi malam terdampar di sebuah teras rumah. Persis depan rumah ada bbrp kandang kambing. Tuanrumah, tentu saja sang juragan kambing.

Umur sudah 60an, menerima kami tanpa baju. Mungkin gerah. Rokok tak pernah lepas. Pengakuannya sehari 6 bungkus. Djarum Super dan kopi lampung tersaji.

Dia sudah 29 thn beternak kambing dan tidak bisa baca tulis. Saya cek ke kandang, terlihat gemuk-gemuk. Kandang bersih. Saya datang jam 22 dan para kambing ini masih sibuk memamahbiak.

29 tahun ngurusin kambing dan dia buanyak memberikan tips n trik. Apakah dia peternak sukses ? Kalo dilihat iya. Dia hanya menjual kambing utk hari raya idul adha dgn harga kisaran 2-3 jt per ekor.

Begini tips n trik yg udah dia lakukan selama 29 thn :

1. Per kandang hanya ada satu jantan. Populasi sekitar 20-30 ekor per kandang.

2. Jantan diikat pake tali. Dia hanya bisa bergerak radius 2-3 meter. Walau pun demikian,semua betina bunting. Artinya, para betina ini nyamperin jantan.

3. Makanan berupa rumput biasa diberikan setiap jam 16. Tidak diberi air. Hanya rumput dan ditebar garam secukupnya.

4. Jam makan adalah jam 16 sampai pagi. Begitu pagi semua rumput diambil ( jika tersisa ). Kolong kandang dibersihkan. Di jam tsb kambing menjadi pengangguran. Duduk lesehan sambil terus mengunyah ( tanpa hidang rumput ).

5. Done. Repeat.

Pak juragan menekankan bahwa metode yg paling penting adalah pembatasan jam makan. Jam 6 -16, kambing gak dikasih apa2. Hal ini agar makanan yg semalam bisa terserap baik oleh tubuh. Pas jam makan, silahkan makan sepuasnya.

Hal ini sudah dilakukan lebih dari 20 thn dan terbukti menghasilkan kambing yg gemuk dan sehat. Tahun lalu dia menjual 200 kambing. Kegiatan harian hanya bersih2 kandang dan nyari rumput. Dia dibantu anaknya utk dua hal tsb.

Dgn ketidakmampuan baca tulis, belajar otodidak dan trial error, dia bisa berhasil. Pola hidupnya pun saya liat sederhana saja. Ngurus kambing, sisanya santai di rumah. Tidak repot. Sederhana sekali. Kehidupannya terpenuhi. Saya tdk sempat bertanya apakah anak2nya selesai kuliah. Saya rasa itu bukan hal penting, yg penting adalah sandang pangan papan terpenuhi.

Lokasi : panimbang, pandeglang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *